Wednesday, May 16, 2012

West europe trip

In next 4-5 hours I will be arrived in amsterdam. Gonna be a 4 weeks trip till back to jakarta on 11 june 2012. I'm gratefull for this oportunity to visit europe with one of my respectful friend and my beloved. Actually I don't even think about going to europe. I mean,I don't really into traveling. I mean, I enjoy traveling,but traveling around the world is not something I really dream of to be acheived in my life. May be for my girl it is. But to be honest, i dont even hope to travel this far to see another part of the world and it just fell like blessing.

I just thinking that God prepare me for something bigger. Like going to USA to do some stuff, maybe make living there, or just some visit. Yeah, personally I prefer USA than europe, but it is not easy to get USA visa, and more easier if we have travel to europe before we got USA visa. So I guess, USA is still waiting for me. Haha...

And before I went to the airport last night, my mom tell me some stuff about my dad again. And that's feels like 2nd warning for me that I need to take care of my family before its too late. God, please save my dad..... I guess, after I got back from this trip, I do really really focus on rebuilt my relationship with dad. Before its too late for everything.


- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Somewhere on air between dubai and amsterdam

Thursday, May 3, 2012

Holiness - kekudusan

Holiness is something so not popular nowdays even in people who called themself religious.

Kekudusan tidak ada hubungannya dengan apa yang kita lakukan.
Tuhan berkata "kuduslah kamu sebab Aku kudus"
Kita menjadi kudus bukan karena apa yang kita buat, melainkan karena apa yang Tuhan buat bagi kita. Yesus mengorbankan diriNya, "mencuci" kita dengan darahNya sehingga Allah Bapa melihat kita bukan sebagai orang yang berbuat dosa, namun sebagai anakNya karena darah Yesus yang membuat kita kudus.

Tiada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya bagi sahabatnya. Tuhan menyebut kita sahabat.
2 orang yang bersahabat biasanya akan menjadi serupa. Semakin lama kita bergaul dengan sahabat kita, tanpa kita sadari kita akan melihat diri kita semakin serupa dengan sahabat kita.baik cara berkata2, cara bergaul, menyukai apa yang disukai sahabat kita dan membenci apa yang dibenci sahabat kita. Nilai hidup kitapun akan semakin serupa, menghargai apa yang dihargai sahabat kita.
Semakin erat kita bergaul dengan Tuhan yang menyatakan dirinya sebagai sahabat kita dan memberikan nyawanya bagi kita, tanpa kita sadari, semakin kita serupa dengan Dia. Mencintai apa yang Dia cintai, membenci apa yang Dia benci, melihat apa yang Dia lihat, DAN MELAKUKAN APA YANG DIA LAKUKAN. Yup, melakukan apa yang Dia lakukan. Being partner with God.

Menjaga kekudusan bukan tentang tidak melakukan ini dan itu atau melakukan ini dan itu. Kita tidak bisa menjadi kudus dengan menghukum diri kita atau menahan diri kita dari berbuat dosa. Jika demikian, kita akan frustasi karena tidak bisa kita berhenti berbuat dosa dengan kekuatan kita sendiri.
Kita menjaga kekudusan dengan bergaul dengan Tuhan. Dan ketika kita bergaul erat dengan Tuhan, kita akan mulai menjadi seperti Dia,membenci apa yang dia benci, melihat apa yang Dia lihat, mengasihi siapa yang Dia kasihi.


- Posted using BlogPress from my iPad