Saturday, December 31, 2011

New years eve 2012

Spending my new year's eve with timo & song jau on my rooftop also with my family. We capture the fireworks around kelapa gading. Nice view.
I'm glad having timo & songjau to spend time with. Since I have no idea what to do on the new year night.

I'm leaving 2011 & entering 2012 with this statement:
"finishing 2011 as wedding videographer and entering 2012 as a movie maker"




- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Jalan Biru Laut Barat,,Indonesia

Thursday, December 29, 2011

Secret for your first feature film

You only have to work a little bit harder than the other newbies a crew has worked with to impress them.

You want to be successful in the film industry.

You want to prove to everyone you’ve got what it takes.

You want to make contacts who will hire you in the future.

But are you willing to put in the extra effort to get what you want?

Before you stepped on set with the professionals, there were dozens just like you who came and went. I bet most of the crew didn’t even bother to keep in touch with them. It’s not that they weren’t nice people, or that they weren’t capable of the job, it’s that they didn’t approach it in the right way.

The real secret is you can’t be satisfied with the job you’re doing.

That’s the key to your success – always ask what can be done and what you can do. Where people often fall flat on their first film jobs is by sitting around waiting to be told what to do.

The minute something has been taught to you is the minute some responsibility has been transferred to you. You only get one chance to learn something on a film set, maybe twice if it’s complicated. After that, it’s up to you to make sure it’s done right.

Crew are surprisingly forgiving on certain tasks, but they do expect — and notice — when there is marked improvement.

But the reason their expectations are so damn low for newbies is because so many show up, do what they’re told, and then wait to do what they’re told next.

Take the initiative and prove you’re worth working with again.

Rise Above Expectations If You Want Success

Establishing a career in the film industry requires a high level of perseverance while combating severely low expectations.

When you finally land that first gig, don’t blow it by being a lazy, complaining greenhorn. Shove your foot in the door willing to bust your ass as hard as possible.

I never did see Marshall again after that first encounter, but I’d love a chance to talk to him today about how I beat the odds and how hard I had worked on that first shoot to overcome the obstacles thrown my way.

You only get one chance at your first job and, if you execute it correctly, you can start the domino effect that leads to more jobs and more contacts.

That’s a lot of pressure, I know, but rest easy knowing that many have come before you and failed simply by not trying hard enough. If you’re willing to go one step further than them, you’ve got a real chance at becoming a solid crew member — just don’t tell anyone I told you, OK?



Evan luzi (take from nofilmschool)


- Posted using BlogPress from my iPad

Friday, October 21, 2011

10 nasehat bijak Einstein



1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda

“Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.”

Membaca kutipan Einstein di atas membuat saya bertanya-tanya Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal; karena itu saya menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata ‘sukses’.

Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.


2. Tekun itu Tak Ternilai.

“Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah.”

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus popular di kalangan pegawai pos, ‘selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan’.

Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.


3. Fokus pada saat ini.

“Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu.”

Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika saya menjaga kebun duren di kebun. Begitu banyak kera seperti menunggu saya lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Ayah saya bilang, saya tak akan bisa menembak dua kera sekaligus. Pengertian saya atas kata-kata beliau adalah, ‘saya bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus’. Belajar untuk ‘berada di sini, saat ini’; berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan.

Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.


4. Imaginasi adalah kekuatan.

“Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan”

Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan! Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, “Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi.”

Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan. Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan pun keinginan. Menyedihkan.


5. Buat Kesalahan.

“Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru.”

Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN. Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas–jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.

Carilah sesuatu berbau baru–something new–dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.


6. Hidup pada saat ini.

“Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi.”

Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.

Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Anda bisa lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda SAAT INI tentang kemarin agar menjadi lebih baik. Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini.

Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok



7. Hargai diri Anda.

“Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga.”

Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda. Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Saya pikir dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.

Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.


8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda.

“Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengaharapkan hasil berbeda.”

Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang. Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih ‘seksi’ jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.

Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu. Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah Sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.

Guys, bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi di gadis?


9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman

“Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.”

Setuju pak Einstein, saya tak berani membantah nasehat bapak di atas. Anda lebih berpengalaman daripada saya
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek; tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi. Anda harus melakukan proyek tersebut untuk ‘tahu’ apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak. Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.

Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.


10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik.

“Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain.”

Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, anda cukup melakukan dua hal saja.

Pertama, yang harus anda lakukan adalah memahami ‘peraturan’ bagaimana cara Anda melakukannya. Kedua, Lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda



- Posted using BlogPress from my iPad
Location:Home

Tuesday, October 18, 2011

Following are the 10 tips to stay healthy and live longer and its been reviewed by various experiments run by the scientist that even though they seem tedious to follow but you will receive enormous benefit

  1. do not overeat - Instead of habitual 2.500 calories be content with 1.500. Thereby you will arrange unloading to cells and support their activity. Cages are fast updated, and an organism becomes less susceptible to diseases. Eat equably: not much, but also not too little.
  2. menu should correspond your age – 30 year old women notice first wrinkles later, if they regularly eat liver and nuts. People after forty years should receive beta carotin. After 50 years calcium keeps bones fit, and magnesium – heart. Men after forty should receive selenium, contained in cheese and kidneys. Selenium promotes stress weakening. After fifty, eating fish, we will protect heart and blood vessels.
  3. try to find work approaching for you – Work promotes youthful appearance, Frenchmen confirm. The one who does not work, looks five years more senior. Some trades, according to sociologists, help keeping youth. These are trades of conductor, philosopher, artist and priest.
  4. find yourself a match – Love and tenderness are best means against ageing. Having sex twice a week, a person looks fourteen years younger. During sexual intercourse hormone endorphin, which is differently named a happiness hormone is produced in an organism. It promotes strengthening of immune system.
  5. have your point of view on everything – A consciously living person is depressed and suppressed rarer, than the one who just goes down stream passively
  6. move – Even eight minutes of playing sports a day prolong life. In the course of movement growth hormones, which development is especially reduced after thirty years are liberated.
  7. sleep in a cool room It is proved: the one who sleeps at temperature of 17-18 degrees, remains young longer. The reason consists in the fact that metabolism in an organism and display of age features depend as well on an ambient temperature.
  8. indulge yourself from time to time – Sometimes, contrary to any recommendations concerning a healthy way of life, afford yourself a titbit. And if you liked a new dress or bag very much, it is not necessary to think of economy there and then.
  9. you should not always suppress anger in yourself – The one who constantly reproaches only himself instead of telling what afflicts him, and even disputing from time to time, exchanging opinion with associates, is more subject to any diseases, including malignant tumours. According to results of international testing, 64 percent of respondents, suffering from cancer, always suppress anger in themselves.
  10. Train brain – From time to time solve crossword puzzles, play collective games demanding cogitative activity, learn foreign languages. Do mental arithmetic, and not just on calculator. Forcing brain working, we slow down process of age degradation of mental faculties; we simultaneously speed up work of heart, system of blood circulation and metabolism.

Saturday, October 15, 2011

My dream, my wish

My dream is to make God looks cool, and live in God is the coolest thing people want to be.
Too many people of God made living in God's way is like a burden. Not cool,old school.
But, how you can make God looks cool when you live not cool as cool as God want you want to be?
God help me living Your way, because You are the coolest reason I want to live...


- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Jalan Kyai Haji A Azhari,Palembang,Indonesia

Tuesday, September 13, 2011

I found this article on sota airport jakarta before heading to singapore for prewed job


Sep-13-10 Ciri Instansi Pemerintah Korup …

widayatwsb

Penilaian bersih atau kotornya sebuah instansi tentunya harus dilakukan melalui sebuah pemeriksaan/penyidikan oleh instansi penegak hukum.

Tapi itu tentunya membutuhkan waktu yang lama dan sudah menjadi pengetahuan umum bahwa masyarakat Indonesia suka dengan sesuatu yang instan dan tergesa-gesa. Oleh karena itu saya akan memberikan tips 10 cara cepat dan mudah mengenal bersih atau tidaknya sebuah instansi dari praktek pungli, kolusi, korupsi dan nepostisme.

Berikut uraiannya.

10 INDIKASI INSTANSI BERSIH/KORUP:

1. Kebiasaan makan para pegawainya

Instansi yang bersih:

Jika makan di warung makan para karyawan akan membayar sendiri-sendiri makanan mereka. Jarang ada acara makan-makan.

Instansi yang korup:

Ada kebiasaan saling traktir antar pegawai. Sering ada acara makan-makan. Uang mudah keluar mudah.

2. Pegawai honorer

Instansi yang bersih:

Biasanya hanya mempekerjakan tenaga honorer di bidang kebersihan dan keamanan saja. Itupun biasanya merupakan tenaga outsourcing.

Instansi yang korup:

Banyak mempekerjakan honorer. Para pegawai honorer ini terdapat di semua seksi yang ada di kantor. Pegawai asli malah lebih banyak menganggur. Pegawai honorer umumnya adalah kerabat dari pegawai dengan harapan kelak akan diangkat sebagai pegawai tetap.

3. Keberadaan orang asing

Instansi yang bersih:

Tidak pernah ada orang-orang asing yang bercokol di kantor ataupun di sekitar kantor.

Instansi yang korup:

Biasanya sering dihuni oleh orang-orang asing/bukan pegawai. Mereka setiap hari bercokol di dalam atau di sekitar kantor tersebut. Biasanya mereka menjadi calo atau makelar penghubung antara orang kantor dengan warga yang membutuhkan layanan.

4. Sikap bawahan terhadap atasan

Instansi yang bersih:

Sikap hormat bawahan terhadap atasan sewajarnya. Begitu juga atasan terhadap bawahan tidak akan terlalu menuntut. Tugas atasan terhadap bawahan akan dianggap sebagai beban. Tidak ada pamrih atau harapan tertentu. Tercipta suasana egaliter.

Instansi yang korup:

Sikap hormat bawahan terhadap atasan berlebihan dan cenderung menjilat. Bawahan disuruh atasan malah senang dan bangga. Merasa jadi orang penting. Ada pamrih mendapatkan sesuatu. Entah jabatan atau materi. Atasan cenderung sangat berkuasa dalam mengatur kantor tanpa ada yang berani melakukan kritik atau protes.

5. Ada Seksi favorit

Instansi yang bersih:

Tidak ada satu bagian kantor yang menjadi favorit dan diincar banyak orang. Semuanya sama saja. Yang membedakan hanya pekerjaannya.

Instansi yang korup:

Ada seksi tertentu yang menjadi incaran banyak orang. Mereka menyebutnya dengan istilah seksi “basah” dan seksi “kering”. Seksi ini menjadi sumber dana bagi semua kegiatan foya-foya kantornya.

6. Target

Instansi yang bersih:

Para pegawainya sangat menyukai target dan pekerjaan yang memerlukan biaya rendah untuk menghindari resiko kesalahan dan beban pekerjaan yang berat.

Instansi yang korup:

Para pegawai mengharapkan target pekerjaan yang tinggi dan berbiaya besar. Karena semakin besar biaya yang terlibat semakin besar peluang korupsinya.

7. Auditor atau Pemeriksa

Instansi yang bersih:

Biasa-biasa saja didatangi tim auditor/pemeriksa baik dari internal maupun eksternal. Temuan dari tim pemeriksa akan direspon sesuai dengan saran pemeriksa. Instansi yang bersih biasanya juga jarang sekali kedatangan tim auditor/pemeriksa. Umumnya pemeriksa yang bersih enggan mengaudit kembali karena jarang menemukan koreksi atau bagi tim auditor yang “nakal” merasa tidak memperoleh “sesuatu”. Instansi yang bersih umumnya berani “nyuekin” tim auditor/pemeriksa.

Instansi yang korup:

Ketakutan menghadapi pemeriksa. Saran dan temuan Pemeriksa akan dihadapi dengan berusaha membayar/menyuap tim auditor agar menutupi atau membelokkan temuan tim auditor/pemeriksa. Tim auditor suka banget mendatangi intansi model begini. Bahkan cenderung menjadi langganan. Karena dengan mudah mereka akan mendapat banyak temuan. Dan bagi tim auditor yang “nakal” mereka akan mudah memperoleh “sesuatu” dalam jumlah besar. Di sini tim auditor akan dilayani bagaikan raja.

8. Wartawan

Instansi yang bersih:

Instansi yang bersih akan menghadapi wartawan dengan sewajarnya. Tidak menutup-nutupi keadaan di kantor. Akibatnya sebuah instansi yang bersih jarang didatangi wartawan. Utamanya wartawan yang “nakal” karena tidak pernah mendapatkan “sesuatu”. Wartawan yang datang biasanya memang serius akan meliput suatu berita atau mencari data yang valid.

Instansi yang korup:

Ketakutan didatangi wartawan. Mereka sebisa mungkin menghindari bertemu wartawan dan menolak wawancara. Instansi seperti ini sering menjadi incaran wartawan. Umumnya adalah wartawan “nakal” yang mengharapkan “sesuatu”.

9. Parsel dan makanan

Instansi yang bersih:

Tidak ada parsel atau makanan kecil yang berlimpah di kantor. Umumnya klien kantor tersebut sudah percaya bahwa ada atau tidak adanya pemberian mereka akan dilayani dengan standar pelayanan yang sama. Jika ada parsel biasanya nilainya kecil dan berasal dari uang kebersamaan di mana pegawai yang berkedudukan lebih tinggi akan dipotong uang kebersamaan lebih besar tetapi parsel yang diterima sama. Intinya ada pengorbanan yang lebih besar dari pegawai yang berpenghasilan lebih besar. Tercipta rasa keadilan.

Instansi yang korup:

Banyak parsel berseliweran di kantor atau rumah pegawainya. Di dalam ruangan kantor juga tersedia makanan kecil yang berlimpah. Ini karena umumnya klien ketakutan pelayanan akan terhambat jika tidak ada pemberian. Terjadi anomali bawahan justru memberikan parsel kepada atasan layaknya upeti. Biasanya nilai parsel signifikan. Asal muasal dana untuk pengadaan parsel tidak jelas.

10. Hubungan antar pegawai.

Instansi yang bersih:

Hubungan antar pegawai harmonis karena tidak ada perasaan sebagai karyawan elit atau karyawan berpenghasilan lebih tinggi. Tidak ada pegawai yang berfungsi sebagai bos. Sangat jarang terjadi perselingkuhan antar pegawai.

Instansi yang korup:

Sering terjadi hubungan yang panas antar pegawai akibat rasa iri dan dengki antar mereka. Penyebabnya adalah adanya perbedaan penghasilan antar pegawai yang berpangkat sama. Selalu ada pegawai yang bersikap dan berfungsi layaknya bos dan tukang traktir karena banyak mendapat penghasilan ilegal. Banyak terjadi perselingkuhan antar pegawai. Uang panas akan membuat pemiliknya suka bermain api.

Itu adalah 10 tips yang dengan kasat mata bisa dilihat oleh orang dalam maupun luar untuk menilai kondisi suatu instansi. Sebenarnya ada juga ciri lain yang lebih spesifik. Tetapi ini umumnya hanya dapat dilihat oleh orang-orang yang terlibat. Seperti mark up harga barang di kuitansi seperti pernah diungkapkan oleh salah seorang perempuan yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil yang mengaku pernah melakukannya di sebuah media.

Tetapi saya pikir cukup dengan 10 tips itu saja Anda akan dengan mudah menilai bahwa sebuah instansi itu bersih dari praktek KKN atau tidak. Cukup salah satunya terdapat di sebuah instansi, maka Anda sudah boleh meragukan integritas instansi yang bersangkutan.

Tetap kecenderungan yang ada adalah apabila satu indikasi ada, maka indikasi-indikasi yang lain akan mengikutinya.


From blog: wonosobokemekelen






- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Jalan Raya Bandara,Tangerang,Indonesia

Friday, July 15, 2011

It is happier to give than receive

On the way i drove home i see this old lady in the cempaka putih traffic light want to knocking on my door wishing some coins from this young driver. Yes she's a beggar. As he came closer,I just raise my hand to sign her that I'm not intrested to give her anything. She stand back, the traffic light went green, i drove.

Suddenly, i felt something in my heart and a question fly on my mind :"what the hell is an old lady doing at this hour? Why she begging some quarter at this moment? Nobody wants to do what she did... neither does she... If she do not need the money that urgent, she will not do what she did" and those kind of questions rushing on my mind and made my heart getting more uncomfortable. So i decide to get back to where she was and give her a fifty thousand rupiah from my pocket. Not a small amount, but i feel comfortable while i considering how much i will give her. And, yes, she's very happy. And i feel i'm doin' the right thing. Its true, it is happier to give than receive, like Jesus said.


- Posted using BlogPress from my iPad

Tuesday, July 5, 2011

Procrastination

Gosh, accidentally i closed what I write about procrastination this afternoon without saving. Stupid me...

So, lets start over.

I read about the word procrastination about 2 weeks ago on kaskus. And that word exactly 100% describe me. Ok, first, here's the link to kaskus hot thread about procrastination: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9219213

The time I read about this procrastination,i decide to write it on this blog, but the fact, i did it today,2 weeks later.

Here's the definition according to wikipedia:
In psychology, procrastination refers to the act of replacing high-priority actions with tasks of low-priority, and thus putting off important tasks to a later time. Some psychologists cite such behavior as a mechanism for coping with the anxiety associated with starting or completing any task or decision.[1] Other psychologists indicate that anxiety is just as likely to get people to start working early as late and the focus should be impulsiveness. That is, anxiety will cause people to delay only if they are impulsive.[2]
Schraw, Wadkins, and Olafson have proposed three criteria for a behavior to be classified as procrastination: it must be counterproductive, needless, and delaying.[3] Similarly, Steel (2007) reviews all previous attempts to define procrastination, indicating it is "to voluntarily delay an intended course of action despite expecting to be worse off for the delay."[4]
Procrastination may result in stress, a sense of guilt and crisis, severe loss of personal productivity, as well as social disapproval for not meeting responsibilities or commitments. These feelings combined may promote further procrastination. While it is regarded as normal for people to procrastinate to some degree, it becomes a problem when it impedes normal functioning. Chronic procrastination may be a sign of an underlying psychological disorder.

Now I get a little understanding why i did the same mistake over and over and live a mess life. Since nothing i can found about how to overcome the procrastination habbit in my life, at least I know the thing i have to overcome.


- Posted using BlogPress from my iPad

Saturday, May 28, 2011

Seperate from the world

I just realize the meaning of seperate from the world...
On my way to jpcc i play Tw youth song, actually one of my favorite but i forget the title... As I worship in my heart and enjoying the presence of God, suddenly i realize, i'm not saint, still have some dirty toughts, dirty hands, and sometimes play around sins, no different from the other ordinary guy. No different with all peoples without God in their life. All the different is I have grace & God said that i am separated.
Still in that tought,suddenly i realize, as I worship God, i seperate from the world, being in other dimension. No matter how crowd around you,how dirty you are, you are seperated in His presence,and in the presence of God, He wash away your dirtyness, refocus your blur vision, purify your heart and restore your every condition no matter what who you are today.


- Posted using BlogPress from my iPad

Location:On my way to jpcc

Tuesday, May 17, 2011

Videoshot SOP for warung tekko

Just get back home after one full day videoshot for 2 episodes of warung tekko standart operation procedure for the employe.
With bona doing the script and direct trying, me with dop and editor, and with some friends who have passion in filmmaking, we finish this video (i wish) good.
Well, actually i feel like bona hasn't really understand the job description of a director, but i cannot deny that this man is really really talented man. I have fun to doing some stuf with this guy.
Thank God for today, now is the time for sleep.... Nite all!


- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Warung tekko scbd

Wednesday, May 11, 2011

Bring my life back to the creator

I realize this couple last days that i have not take control of my life for such a long time. I have not walk the talk, stop learning about things in life (like used to be), stop asking guide from my beloved saviour, and walk my life flowing the stream where i don't know where would it take me to.

I just have no vision,target, something i really2 have to reach. Something desperately i want. I just forget how to live. Comfortable life & room is killing me.

Lord, i bring my life back to You again, please take over. I know, I cannot lead this life by my own. I need u to lead me to live like a man u want me to be.


- Posted using BlogPress from my iPad

Location:Home, my room in elok.

Sunday, April 17, 2011

Day 1 shot "the raid" as fighter




At the time i want to write this, i cannot do the writing because of my ipad cannot write on the blog website, until i found the application for blogging. So it's kinda expired to write this about over than 3 weeks later.

Anyway, joining the 7days shot of the raid a.k.a serbuan maut is a new experience for me, how i need more passion and patience to make a good movie and good picture. This production somehow increase my expectation for a good action movie.

During the shoting days i made some new friends, and met some friends from the pirate brothers film last year. Well, i haven't post the pirate brothers production.
I consider to make my own action short movie after asking some participation from fellow stuntmen and fighter. Just looking for time to make it happen.

Location:Ctc building, senen, jakarta pusat