Wednesday, April 29, 2009

Monty Tiwa

Kenyamanan adalah musuh utama kemajuan. The minute you feel comfortable you're dead. I hope my brothers realize. Its not about collecting points. Its about getting things done. -Jogja, midnite and tired as hell - Monty Tiwa


This is d one I adorable d most in film industry.
I cannot imagine how influence this man for everyone around him. I'm not somebody in the inner circle of moviesta family, BUT..... this man influence me much...

Monty, if one day you ever read this, i just want to thank you for be the best you are. and you may be never know that you influence me so very much... thank for let me watch you work from the first time you made your own movie. Pocong 3. I promise you I will never give up my way in movie making. one day, I wish we can work together again, not me just as a photographer. but more... I dont know what, but I wish I can prove to you that I am more than I speak I wish...

You are my inspiration and someone I look up to in indonesian movie making world...

Tuesday, April 28, 2009

Kerja untuk Pensiun

kebanyakan orang indonesia punya pemikiran bahwa kerja tu untuk pensiun. percaya apa ngga buktinya utk jadi pegawai negri, yang ngantri bejibun, malah sampe rebutan tempat sampe rela bayar2 puluhan juta demi bisa jadi pegawai negeri. buat apa? kalo ngga demi uang pensiun. sementara kerjanya sendiri ga maksimal, buktinya uda ga usa dijelasin lagi deh, setiap hari kita ketemu lah. apa lagi kalo sempet main ke kantor pemerintah (aka. kantor pegawai negeri) semua serba santai, waktu masuk kerja jam 9, pekerjaan dimulai dengan baca koran sambil ngopi.... jam 11.30 persiapan lunch, jam 12 kabur ke kantin, ato kalo pangkatnya lumayan tinggi ya lunch di resto2 di luar kantor. Paling cepet jam 1.30 baru muncul lagi di ruangan, lalu jam 3.30 mulai bebenah kerjaan, siap2 pulang, jam 4 naek bus jemputan bagi yang ikut bus dinas. Btw ini hari biasa, belum kalo hari jumat dimana ada jadwal sembayang..... padahal gue sering liat kalo jumat siang setelah pada sembayang, musholla kantor biasanya jadi tempat tidur umum...
Tapi harus diakui ga semua pegawai negeri kerjanya kaya gitu koq, banyak juga yang profesional...

sebenernya pemikiran ini muncul ketika g denger ade gue cerita tentang nyokap. si nyokap cerita kalo dia uda mau pensiun dalam waktu tidak lama lagi dan seluruh usahanya mau di serah terimakan saja kepada anak2nya. (btw nyokap g usaha salon) Dan dia mau enjoy life, cape kerja sampe tua, biayain 3 anak sampe lulus kuliah, uda saatnya beristirahat..... dan menikmati hasil kerja selama hidup..
yah, harus diakui memang kalo nyokap gue itu seorang hard worker, tapi bukan workaholic ya.

Kerja.... setiap orang harus kerja... terutama para pria...
Lulus kuliah/sekolah, kita masuk dunia kerja, kumpulin duit buat kawin, abis kawin, kumpulin duit buat biaya sekolah anak yang mahal gila, abis itu, ditabung buat pensiun, kalo jadi pegawai negeri sih ga usa nabung kali. karena dapet uang pensiun, karena itu orang berlomba2 jadi pegawai negeri.

(duh da makin ngantuk gila nich... makin ga fokus nulisnya... hhrrggghhh...)

kalo g pikir2 koq ya pemikiran tadi tentang kerja untuk pensiun koq ga asik ya? kayanya hidup tuh baru bisa dinikmati setelah kita pensiun, setelah semua kewajiban hidup seperti kawin, berkembang biak dan membesarkan anak sudah di selesaikan. sepertinya kenikmatan baru dapat dicapai ketika semua beban terlepas,termasuk beban pekerjaan.
Gue pribadi bukan orang yang suka kerja. karena bagi gue kerja adalah melakukan sesuatu dengan terpaksa untuk mendapatkan uang yang akan dipakai untuk mencukupi kebutuhan dan keinginan kita. tapi di saat2 tertentu gue bisa menghasilkan uang dari sesuatu yang gue lakukan padahal gue ga berasa kerja, malah cenderung have fun. hanya sekedar melakukan apa yang gue suka. ga dibayar pun akan gue kerjakan dengan senang hati, kalo dibayar ya lebih bagus lah. hehehehe... dan gue pikir menikmati hidup ga harus tunggu pensiun deh.

da dulu deh, otak gue uda mulai hang nich, da ngantuk berath...

Tuesday, April 21, 2009

Don't Worry

This afternoon, on my way back home from ITC Cempaka, after buying some stuff and service my PSP, on my motorcycle, suddenly, God spoke to me. Don't know how and why, not audible, but somehow I know clearly He said that "tomorrow is not something for you to worried about,for I Am God and I know how to care for what belongs to Me. I know what I'm going to do with your life and I'm in Control. and your portion is just obey and live your life with a total trust in Me. For I know the thoughts that I think of you, says the Lord, thoughts of peace and not evil, to give you a future of hope.(Jeremiah 29:11)

I don't know why, it was not a new thing for me to know, but it blow my mind. and i cried. i know He know what I need before i said, even before I know what I need. what god can compare to this God? this is my God.

Thursday, April 9, 2009

Life is Wonderful

I love this song very much, worth tought. deep inspiration from Jason Mraz. called life is wonderful

It takes a crane to build a crane
It takes two floors to make a story
It takes an egg to make a hen
It takes a hen to make an egg
There is no end to what I'm saying

It takes a thought to make a word
And it takes some words to make an action
And it takes some work to make it work
It takes some good to make it hurt
It takes some bad for satisfaction

Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ah la la la la life is wonderful
Ah la la la la la

It takes a night to make it dawn
And it takes a day to make you yawn brother
And it takes some old to make you young
It takes some cold to know the sun
It takes the one to have the other

And it takes no time to fall in love
But it takes you years to know what love is
And it takes some fears to make you trust
It takes those tears to make it rust
It takes the dust to have it polished

Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la

It takes some silence to make sound
And it takes a loss before you found it
And it takes a road to go nowhere
It takes a toll to make you care
It takes a hole to MAKE a mountain

Ah la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la life goes full circle
Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la life is meaningful
Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la life is meaningful
Ah la la la la la la life is full of
Ah la la la la la life is so full of love
Ah la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life is meaningful
Ah la la la la la life is full of
Ah la la la la la life is so full of love

part I like most is:
It takes no time to fall in love
but it takes you years to know what love is
and it takes some fears to make you trust

yes, need no time to fall in love. but to understand love, you need years, even our whole live we still discover and learn about love... because love is not really what we think about love. we think we know enough, but we aren't.

Pemilu 9 April

penting ga sih pemilu?
Pada awalnya g sama sekali ga berminat nyontreng. karena,in fact gue kaga kenal sapa pun caleg di DPR. dan semua koar-koar janji-janji muluk yang mengatasnamakan rakyat. padahal tiap kampanye mereka ninggalin sampah yang bejibun, bikin berantakan jalan, bikin macet jalan sampe berjam-jam. ngatur kampanye biar bisa berjalan tertib tanpa sampah berserakan dan bikin macet gila-gilaan aja ga bisa apa lagi mau ngatur negara yang jauh lebih complicated? seandainya ada partai yang bisa presentasi kerjaannya dengan cara mereka berkampanye tertib tanpa bikin susah orang banyak dengan macet dan sampah, g akan pilih tu partai apapun partai itu.

tadinya gue berminat untuk golput.. sampai nyokap gue memberi pencerahan kalo emang 1 suara itu berarti. ga milih berarti sama dengan lu vote untuk semua partai, ga ada yang nambah dan ga ada yang kurang. tapi apa bener lu mau memberi suara untuk semua partai?
apa lu mau memberi suara untuk partai-partai yang ingin menegakkan "hukum-hukum" tertentu di negara indonesia tercinta ini? apa lu mau memberi suara untuk partai yang ingin membuat keberagaman di negara tercinta ini menjadi seragam? jelas gue ga mau. dan sejak saat itu gue bertekad untuk tidak menyia-nyiakan hak pilih gue saat pemilu.

Sampai pada saat harinya tiba.....
gue bangun agak siang, nyokap bangunin gue untuk mandi dan ke rumah ade gue. karena emang hari itu uda ditentukan untuk hari ngumpul-gumpul keluarga besar dari bokap. lalu gue tanya nyokap, uda nyontreng apa belon? secara gue bingung juga karena pemilu yang lalu lalu, bokap selalu bangunin gue untuk nyoblos. g uda 2 kali nyoblos loh, hehehe... tapi kali ini tidak ada tanda-tanda kehidupan maupun dorongan dari bokap untuk berangkat ke TPS. so gue tenang-tenang aja. Setelah tanya nyokap. ternyata nyokap tidak terdaftar! "What the heck?!" uda 27 taon gue tinggal di Jl Gading Elok Timur 2 BL1 no 14, baru kali ini nyokap gue ga dapet hak pilih? Gila kali ya? da gitu g buka fesbuk and kaskus. ternyata banyak yang emang ga dapet hak pilih karena tidak terdaftar. keluarga ling-ling, istri date leader gue juga ga dapet hak sekeluarga, padahal uda puluhan taon juga tinggal di greenville. pemilu macam apa ini? benar-benar pemilu yang memilukan. alhasil, g langsung cabut ke rumah eva, dimana semua sodara-sodara uda pada kumpul dan ternyata gue liat kelingkingnya satu-satu. hasilnya cuman 1 keluarga yang ada biru-birunya di kelingking. sisanya polos semua... yang milih juga asal-asalan, lempar pulpen, partai mana aja yang kecoret dipilih. geblek ga tuh?

so, what's the point? nyokap gue yang lahirin gue aja ga dapet hak pilih, kenapa gue ikut? sekarang di berita banyak juga yang curang. di fesbuk juga banyak yang kampanye terselubung "minta bantuan" saat pemilu. padahal partainya ga ketauan visi misinya.

Nyesel ga ga nyontreng? ga nyesel sama sekali tuh. apa lagi yang cita-citanya gue pilih emang uda rank 1 tuh sekarang. belon kelar sih, tapi at least sekarang ada di rank pertama.

I wish indonesia bisa lebi bijaksana dan bener kerjanya. ga ngabisin duit negara triliunan rupiah buat bayar kertas pemilu yang segede gaban sementara utang negara ga dibayar-bayar, uda gitu banyak yang golput juga, sia-sia deh tu kertas yang emang uda sia-sia juga karena kertas segede gitu cuman buat dicontreng dikit iprit gitu. what a fool way to spent money.

Ayub

Tadi Kwendy sharing di date ttg ayub. well, I'm so blessed about what he shared. Ayub menderita karena ijin Tuhan atas "tantangan" iblis. ayub kehilangan segalanya, lalu sahabat-sahabatnya datang. mereka ramai2 men-judge ayub. dan ayub membela diri, lalu mengeluh kepada Tuhan. seakan-akan seperti: "gue punya masalah apa sama Lu Tuhan?" hidup uda saleh tapi seakan ga fair apa yang Tuhan lakukan thd Ayub. semua terus berlarut sampe sahabat ayub yang paling muda berbicara netral, ia ga menuduh ayub dan menyalahkan sahabat2 yang lain menuduh ayub, dan membela Tuhan. Lalu Tuhan berbicara sendiri dengan Ayub dan "berperkara" dengan dia.
What an awesome story, and, here's what i have learned:

God is God, and we are not... siapa kita sehingga kita merasa tau apa yang harusnya Tuhan lakukan dan tidak Tuhan lakukan.

ketika kita berdosa, kenapa kita menghakimi diri sendiri dengan berkata kita tidak layak datang dekat Tuhan sementara Tuhan berkata bahwa Ia dekat dengan orang berdosa dan kesalahan kita sudah dilunasi (that's why He came for).

ketika kita melihat artis kristen pindah agama atau pendeta yang jatuh dalam dosa, keapa kita berkata mereka kurang iman, bodoh atau keterlaluan dan berharap kehidupan mereka semakin menurun akibat perbuatan mereka sementara kita tidak mengalami apa yang mereka alami dan sebaliknya, kita seperti menaruh kredit berlebih kepada publik figur "kristen" padahal kita tidak tau seperti apa kehidupan pribadi mereka.

ketika mengalami turbulance dalam pesawat, kita panik dan kuatir serta menyebut2 nama Yesus (which is jarang banget kita sebut selaen waktu nyanyi2 di gereja) daripada percaya bahwa tidak ada sehelai rambutpun jatuh tanpa seijin Tuhan.

Well, God is God, and we are not. He can do what He want do, and far far away from what our most brilliant idea about what He should do...

so, our part is just to believe and do what our manual book says...